Jumat, 23 September 2016

AKU ''CIJUNTI'' KALIAN

sedikit kisah ku satt KKN dipurwakarta, saat itu kelompok yang beranggotakan 29 orang menetap didesa cijunti selama 1 bulan guna pengabdian, uniknya, saat itu orang bodoh sepertiku lah yg dipilih untuk menjadi ketua mereka..

mungkin kalian yg bukan anggota kkn ku akan sedikit bingung membaca ini, sudut pandanf serti alur cerita bnyk tersirat secara samar, dan hanya di mengerti oleh orang2 yg ada saat kisah berlangsung.. tp apa peduli ku, toh kaliann juga tak mengenal ku..

selamat membaca......

AKU “CIJUNTI” KALIAN
Jakarta, 14 februari 2016

Suatu Minggu pagi yang menenangkan dikosan ku, sebuah kosan sederhana  dibilangan Jakarta timur.  meski kosan ini berada diibu kota ,namun suara kendaraan masih samar terdengar disini.
mungkin karna letak kosan ini yang memang  cukup jauh dari jalan utama.

Sebuah cangkir berisi bless teh sangat indah berdampingan dengan sebungkus rokok dan sepiring kue ringan khas jajanan pasar ibu kota.  Ku sandarkan tubuh ke sudut dinding menjuntaikan kaki kesisi kasur dan memangku laptop usang ku, sebuah gaya khas yang slalu kuganakan saat menulis atau mengerjakan tugas..
Tanpa sadar,  Beberapa jemari ku mulai menari diatas tombol  berirama satu dengan yang lain layak nya sedang berdansa dengan keyboar sebagai lantainya.

segar sekali pagi ini, setelah mengistriahatkan tubuh lebih dari 10 jam lamanya, rasanya seperti  terlahir kembli kedunia, mungkin karna tidur kali ini tanpa beban agenda esok hari, atau  mungkin juga karna “kasur”nya.
sebuah benda yang dapat  dikatakan keramat  selama sebulan belangan ini, meskipun pernah sekali aku tidur dikasur  kamar perempuan , dengan seseoarang idiot bermuka penyanyi tingkat dunia sebagai dalangnya, terasa seperti menemukan  oasis di gurun pasir kala itu.

suasananya sangat berbeda kini, sebuah kehampaan kosong mememnuhi jiwa , seperti kehilangan sesuatu yang sangat berharga.
Rutinitas kosong pagi ini sangat timpang dengan beberapa waktu lalu, yang biasanya aku sudah menggebu gebukan, atau digebu gebukan orang.
Teringat   Kerapkali Sebuah sosok tinggi besar hitam dengan mata besar yang memerah kadang-kadang ( bukan gondoruwo ya guys) sudah mendobrak pintu rumah satu dengan sangat keras, bak  densus 88 yang sedang mnegerebek teroris mencoba mencari 2 nama, Muhammad lukman dan Muhammad arief sebagai dalang nya.kalo sudah begini wuihhhhhhhhh sensasinya susah diucapkan.
Hanya bisa bangun dan tertegab setelah mendengar gedoran pintu pertama  yang diselipi kata

 “ arief sama lukman mana!!!!!!!” .

mengucek mata beberapa kali dan menyambar laptop secepat kilat, dengan sekali tendangan melempar selimut seejauh mungkin.
duar pintu kamar terbuka. Spontan mulut ku  berkata

 “ kamu udah siap ndan? Bentar ya ini surat untuk kades hamper jadi..”.

Beberapa lirikan mata merahnya menambah angker suasana kamar pagi itu.

“ oh yo wess.., aku nak nganter anak-anak  rumah dua ke sd 1 dulu yo” sekitika suasana pun kembali mencair.

dalam Beberapa saat mencoba menenangkan  deguban jantung yang sudah seperti genderang perang badar  sebeluum akhirnya berjalan menghilang dalam kerumunan antrian kamar mandi.
Ha..ha..  “komandan sang penggedor”, bukan pintu tapi manusia. meskipun beberapa ada yang kurang senang dengan gedoranya bahkan ada yang sampai “bring fell ( ingris mode on) ‘’  tapi   saya rasa  apa yang dia lakukakan merupakan  cara menyampaikan rasa perhatian dan kasihnya terhadapa sekitar. Meskipun beberapakali gedoranya hanya untuk iseng –iseng saja.

seperti  hari itu..  masih sangat  teringat kejadian sore itu, minggu pertengahan   saaat saya sedang KKN di Cijunti, sore itu kaadaan cukup cerah saat saya berjalan dari rumah 1 ke rumah dua kala mencoba menengok teman-teman kkn.  dr kejauhan Nampak yanuar dan beberapa anak lainya sedang pergi meninggalkan rumah 2.
 Sangat aneh  melihat seolah yanuar menjadi kiblat dari kerumuman   orang tersebut . dengan fromasi mengapit  memaksa yanuar berada di tengah bak  paspampres mereka seolah menjadi pengawal yanuar dan mencoba menyibukanya

“ pada mau kemana?” ucap ku saat  berpapasan dengan mereka.
“mau kewarung deket sawah..  mau ikut rif” balas salah seorang mahasiswi yang sedang menjadi pengawal yanuar.
belum sempat ku menjawab,   komandan telah memotong dengan gaya khas bicaranya..

“gak usah ikut.. sana na.  ditunggu  vikthor kamu dirumah dua”

sedikit terkejut denga reaksi komandan, sensi sekali pikir ku.  kulihat ensyi (Gabungan ENvri dan SYIfa karna saya lupa siapa tepatnya)  yang   tersenyum penuh arti saat melirik komandan  sebelum mengembalikan pandanganya kea rah ku, membuat beberpa hal sedikit jelas saat itu.

“ ok ndan , ini mmang mau nemuin ka vikthor diatas”
kulempar kan senyum kecil karah mereka sebelum  Kupaling kan wajah ku memeandang jalan lurus,Sebuah lambaian tangan kecil dari ku menandakan perpisahan  kami.
…….
Beberapa puluh  langkah kutempuh sebelum akhirnya tiba dihalaman rumah dua,  nampak   seorang senior sedang mengerok tanah dan yang lainya sedang mengangkat ember yang berisis tanah hasil kerukan  menuju kea rah  keran air yang masih berada dihaaman tersebut. Sebum akhirnya mencampurkan air kedalamnya seraya mengaduk. Persis sekali tokoh penyihir dalam film “snow white”

kerumunana anak –anak yang biasa menghiasa teras-teras rumah kami  Nampak sudah tidak ada, mungkin di pulangkan lebih cepat untuk rencana sore itu pikir ku.
Pras dan andhika atau biasa dipanggil mr.princess s dan pak presidenmeupaka  tokoh utama dalam rencana ini, bak seorang  raja dan jendralnya meraka saling barsautan satu sama lain seblum akhirnya menyambangi kerumunan anak perempuan di teras rumah dan menjelaskan rencannya, menjadikan   para  perempuan sibuk dengan hp dan kamera sebagai potongan agenda sore ini.

Mentari mulai terbenam di ufuk barat  Membiaskan  cahayanya ke langit  menjadikan warna langit  besimbah kemilau merah
anak-anak cowo rumah satu mulai berdatangan bak sedang ada hajat besar dirumah 2. Entah  apa yang ada dalam pikiran mereak nampaknya semua orang disinia sangat antusias  dalam scenario kali ini.
Akhirnya Sekanario  selesai disusun dan pembagian tuas pun telah  dilakukan,  sebuah trik berpura bermain bola di halaman di set sedemikian rupa, sangat rapih sekali pikir ku. entah dorongan apa yang membuat kalian bgitu berniat, mungkin karna ……..    ,ah sudah lah  diri kalian masing-masing  yang tau jawabanya

Jam telah menunjukan pukul  5 sore sebelum akhirnya sang target datang adegan awalnya ialah  beberapa mahasiswa yang  tengah asik bermain bola dihalaman rumah 2.
melihat kerumunan para pria bermain bola tentu lah target merasa terpanggil untuk ikut serta, alih alih bermain kucing-kucingan sang target diposisikan menghadap kea rah jalan  membelakangi rumah yang merupakan gudang penyimpanan  dari property  surprise kali ini. 

seperti  maling yang tertangkap warga, mungkin begitulah ekspresi kaget yang ditunjukan target saat adry dengan spontang menyergapnya dan membanting ke tanah, sebuah ember berisi airtanah pun dilemparan  tim surprise lainya kea rah target, tak lupa komandan turut  andil bagian dalam situasi ini, sebuah bungkusan cairan misterius pun dilemparkan ke target yang sudah tergelimang tanah. Sempat kasian saaat mencium wanginya, namun ini lah sebuah kejutan..kejutan yang berirama dengan ucapan “SELAMAT ULANG TAHUN YANUAR”  berulang guna mencairkan suasana….
Sebuah tawa geli, puasa nana haru menyelimuti sore itu kala aksi jahil menjahili terus berlangsung.Seperti tinju saja, aksi surprise ini pun memeiliki round kedua dan ketiga, dan tentunya round “ektra game”  dengan  mengambil korban yang bahkan bukan orang yang sedang berulang tahun…
Banyak yang cemberut sih karna ikutan jadi kotor, tapi biar lah, biar semua menghayati,, biar semua menikmati,,  kejadian menyenangkan  sore ini di langgit jingga cijunti..
………………….
Hehe sangat lucu kala itu..
kuhentikan ketikan ku mencoba kembali Mengingat hal gila apa lagi yang terjadi selama sebulan kemarn selama sebulan lalu dalam pikiran  menerawang setiap jengkal langgit kosan ini
“ALLAHUAKBAR… ALLAHUAKB AR….” Lantunan merdua  Adzan dzuhur menggema memasuki  kamar menarik ku dalam dunia lamunan. tak terasa sudh zuhur, mungkin sudah waktunya  rehat shalat dulu dan makan siang, kalo kalian lelah bacanya dan gak menarik istirahat aj dulu, toh tulisan ini jg  gak jadi secepat kalian membesitkan mata membacanya.

……….
Mulai lagi ya, dapat  inspirasi nih ketika shalat tadi..
Ada cerita menarik di rumah 1 dikala Adzan Berkumandan , slalu  terdengar suara khas yang mungkin baik namun dapat mmemrindingkan tubuh.

Disana  dirumah  satu, beberapa manusia terBiasa begadang dengan obrolan yang melantur ngolor ngidul.  Ialah “BOLU/ bobo luar” sebuah julukan yang diberikan jakem geng cabe, berbadan paling besar diantara 2 cabe lainya, namun bersuara sangat  merdua bak terompet yang dimainkan sang dewi dalam singgah sanah indah nya.
“yah  bisa kali vote dulu di video.com… “

Tentu saja mayoritas adalah laki-laki yang tidur di luar karna sedikit lebih adem .selain dr pada  terdapat benda aneh dipjok kamar.
bersuarakan amat  keras  seperti gunung api namun bekerja seperti turbin pesawat yang menghabiskan pasukon udara ( bila kau tau maksud ku).  ia dapat  Meraup lebih dari separuh udara kamar, terlebih kalau sudah erupsi puncak ( biasanya stelah 13x erupsi kecil)  terasa sesak sekali, mungkin rasa sesaknya  seperti saat kita memakan 12 promag dalam sehari.... eaaaaaaa..
lagi pula mau dikamar atau di luar toh kami tidak dapat kasur ( sekarang kalian tambah yakin bukan bawasanya benda itu hanya mitos selama  sebulan kemarin)
begadng dan kasur dua hal  itu jg lah  yang menjadi bahan  pertimbangan kenapa aim tidak kutempatkan dirumah satu.., ohh “my baby huee… +k”

back to topik…..
Banyak sekali yang dibahas oleh paguyuban “BOLU”   mulai dari,karier, jodoh, asmara, keuangan (kirim ke 9311)  Bahkan sampai bermain radio-radioan ( ini serius),

  “ kkn cijunti..  #nyaman dengan ketololan”

 begitu biasa kami  memulai canda mengawali panjang nya malam, entah siapa yang pertama membuat  jargon ini, jargon ini sangat familiyar sebelum akhirnya disaingi oleh jargon buatan dua kembar idiot

“ kalian keren karna kalian anak….. #COPSSSSSSS”
bukan hanya dikalangan mahasiswa, nampaknya jargon ini sudah tersebar kesluruh anak bocah di cijunti, tak percaya?? Silahkan kecijunti untuk membuktikanya. Sekalian ambiin fd gw yang ketingalandiatas lemari kamar cowo rumah 1 (curhat)
namun musuh utama dari geng bolu nampaknya berada pada nyamuk,, saya yakin semua  temen2 kkn jg gila kalo berbicara  masalah nyamuk.sebuah hewan kecil berbunyi menggangu dan menghisap darah, apa lagi kalo hisap darahnya berjamaah, mungkin vampire abad pertengahan pun kalah dari mereka.
belum lagi penyakit yang ditinggalin macam demam berdarah, untung nya mahasiswa KKN UNJ gak ada yang sampe kena.,  lain hal nya yang kena DBD+Tipes katanya biar greget, 2 skaligus,,  biar makin greget pulang kerumah  dijemputnya jam 2 malem, trus pass udah sembuh pola makanya gak dijaga..,  anda greget sekali ( yang ngerasa aja) 
tapi beneran nyamuk disana horor bangat, secara gtu nyamuknya  udah kaya zombie zombie,, dipukul hidup lagi, dipukul hidup lagi. Dipukul bales mukul

 (ini serius,!|Kok bisa? |Kan saya mukul nyamuk yang ada dikepala orang,..|  tinggal dikasih pengertian aja orangnya, pasti gak akan bales mukul, .| saya pukl pake ulekannya bu rw | apaan sih..| apaan sih.. | gw kira yang lo pukul orang2an sawah| apaan sih..| “hening” | gas ego!!!!!!!  | apaan sih. |(tolong  yang ini gak usah dibaca) )

saya yakin anak rumah 2 juga merasakan hal yang sama dengan nyamuknya. Kalo ditotal  total rumah1 dan 2  selama sebulan kemarin  mungkin sudah berliter liter soft well yg kita gunakan , kira-kira total semua softwell itu cukup lah  kalo dijadiin seratus bungkus, trus dibagibagiin kewarga
#seratus softwell untuk cijunti   (cieee proker)
nyamuk,…   dingin,….. tanpa kasur..,

horror kah????
Tapi bukan itu semua sajian utamanya, bagian terekstrimnya ketika kalian BOLU adalah  saat kaian berhasil tidur stelah berbincang panjang lebar, dan sebelum kalian masuk kealam mimpi  terdengar suara “kreeeek” dan pintu  kamar pun terbuka. Lalu muncul sosok hitam( karna gelap) Yang tentunya masih lebih mending sih dari pada gondoruwo pengedor  diatas, namun makhluk ini memiliki aura yang lebih menghawatikan dr bangsa lainya.  nah kao sudah begini, bahkan yang tadi nya udah masuk kealam  mimpi juga dipaksa untuk  dseret keluar.

duh si  izz*l udah bangun.., spontan menggrutu mereka  semua yang ber BOLU…
“Tek” sebelum akhirnya lampu ruang tengah dinyalakan..

“subuh yuk subuh dulu… “

……
Mungkin bagi  kalian yang bukan anak BOLU merasa  biasa saja saat mebaca kisah diatas, namun saya yakin bagi anak-anak bolu kisa diatas dapat membuat bulu kuduk merinding, mungkin bagi anak rumah 2 seram nya sama ketika lo mau tidur trus  ada yang berpura-pura jadi setan dan pocong dengan property sorban dan mungkenanya, sempet dapet pukulan centong nasi sih dari dila, tapi kalo menururt gw  lebih mantep lagi pukulnya pake ulekan bu rw
( apaan sih, dr td terobsesi banget kayanya sama ulekanya bu rw|dari pada ulekan pak rw, nanti “ambigu” |hidup di dua alam dong | apaan sih.. | apaan sih|)

Tulisan nya mulai nganar sodara-sodara..tapi tetap lanjutin aj..

Mulai gelap kamar ini, saat sore hari sudah menerpa ya beginilah, toh wajar memang karna kosan ini menghadap ke arah  timur. Kalau sudah petang yang  Giliran kosan disebalah barat lah yang menikmati  hangat sinarnya.
Baiknya cepat kuselesaikan curahan  ini agar tidak terlalu malam berangkat mudiknya , sudah tidak sabar ingin merehatkan diri dilampung.   prepare dan langsung tancap gas, biar lah kalo mau sakit sakit lah dilampung

Terakhir  mungkin mau ngebanyol  tentang pengalaman yang  sering kita dapati namun ternyata sangat berarti bila tidak bisa lagi kita lakukan lagi , dan satu hal tentunya dari sekian banyak yang paling membuat saya merasa merindukan cijunti, selain anaknyaa pak kades (bitch please keep silent) 

Pernahkah kalian berpikir, ketika kita kembali dari menuntaskan kewajiban akan amanah kita………
apa yang kalian pikir?? Saat ini bukan saaat disana…

………………..

Melihat senyum mereka membuat lelah siang ini seakan  tak terasa sedikit pun, sebuah lambaian  kecil dari ku membuat merek celingukan satu sama lain sebelum berjalan perlahan bergerombol menghampiri perantaran teras rumah singgah kami.

sangat tenang siang itu meski sebagian  mentari terkubur awan namun terpaan hangat sinarnya membias membasahi seluruh  pematang rumah kami.
Tentunya kamu yang paling menyejukan ku.tekad mu dalam menuntut ilmu bak butiran air yang mencoba mneghancurkan kokohnya halauan  batu.
kami tau jarak yang kalian tempuh tak dekat, dan kami tau bberapa dari kalian belum kembali kerumah, seragam kalian yang memberi tau kami.
Pun berarti kalian belum mengisi perut kalian, tatakala kami menawarkan makan , kalian hanya menggelengkan kepala dan tersenyum , satu lagi kebeohongan kecil dari kalian,,
Namun senyum tulus yang kalian tunjukan membuat kami yakin seberapa besar tekad kalian dalam menuntut ilmu,

“ka.. besokdatang kesekolah ya kan ka….?”
Sebuah pertanyaan penutup hari yang kadang membuat ku salah tingkah dalam berpikir menjawab nya

Ingin sekali kutulis  sajak indah  tentang kalian  namun apadaya  aku tak pernah bisa menuliskanya, berkata dalam pemikiran diri sendiri pun masih canggung , pun apa  yang kalian baca tentang mereka ini  hanya sebuah coretan kecil  pukulan ku terhadap tombol dari luapan emosi yang harus kutumpahkan.
……………………………….
Akui  saja lah  kita semua pernah saling berpandang sinis  terhadapa sekitar, pernah pula saling berpikir buruk , dan  berceloteh bila orang lain tidak sepemikiran dengan kita, membenci sifat orang hanya karna alesan kecil pun sering kita lakukan disana.. tapi ingatkah kalian , dimalam terakhir sebelum kita kembali kerutinitas kehidupan hiruk piruk ibu kota. 

saat itu kita banyak bercerita tentang cijunti, aku, kamu dan mereka……
 menyampaikan pesan dan kesan selama disana  dengan perasaaan  duka dan tawa didalam barisan yang membentuk lingkaran purnama..    indah sekali. bahkan  purnama yang sesungguhnya pun malu terhadapa kita.
danyang paling penting  ialahsaat  kita saling memaaf kan satu sama  lain, sangat yakin saat itu tak ada air mata yang jatuh karna suatu kantuk atau lainya. Kesedihan yang melanda “mengapa aku pernah membenci kamu” menjadi jawaban jatuhnya air dari kelopak kita, bukan mata namun hati, hati yang paling dalam

Hening..
hening..
hening..

Begitu banyak kebahagian  yang saya dapati  bersama klian, tulisan ini bahkan tidak sangup mewakili setetespun dari lautan memori  indah  untuk apa yang kita lewati bersama selama satu bulan lalu. Bukanya tidak ingin menuliskan yang lain, tapi bahkan saya tak  tau  kata kata dan kalimat seperti apa yang dapat mewakilinya.

Pinta saya , Tetap sedikan ruang untuk kenangan ini didiri kita semua,  akan slalu ada senyum saat pikiran kita kembali merangsang lamunan bahagia tentang cijunti, dan saat itu kita akan menyadari betapa menyenangkan nya KKN kala itu.

saya sayang kalian 


'bahari23

Tidak ada komentar:

Posting Komentar