Jumat, 30 September 2016

Lembah dorest –bag II

well, selamat pergantian bulan, karna ini tanggal satu jam satu lewat 1 jam,, krikk ,krikk,, apaan sih,,,
 intinya karna bulan ini spesial, jadi saya mau ngepost, nah berhubng gak ada inspirasi sama sekali ( badan lalah modeon, pikiran kumet mode onnnnnnnnn) , jadi saya putusin ngepost salah satu bagian potongan penggalan ( ini boros banget dah pengunaan katanya)  novel yang sedang saya fokus kan garap, selamat membaca,

#wajar kalo gak nyambung itu bagian pertengaham
......................
Lembah dorest –bag II

Menos merasakan suatau getaran kecil, sesaat kemudian dia merasa lega .seolah pikiran dan jiwanya, terbebas  dari kabut yang berat ini. Jernih.., dia bisa melihat dan berpikir sangat jernih, dia bisa melihat kabut menipis, namun taklama kabut ini berusaha menjalari tubuhnya lagi, kabut bergerak ia melihatnya.

“Wusshhhhhhh..”

Kembali seperti itu, kini lebih jernih dari sebelumnya.
Ada sosok bayangan dari arah datangnhya angin yang  meng hempasankan kabut. Menos menyambanginya, itu hala,  dia sedang membaca mantratangan dan wajah nya menengadah   ke langit, tongkat ditangan kirinya, batudroit yang dia pegang tadi kini nampah mengeluarkan cahaya kemerahan lebih terang  dari yang tadi. Tangan menoz siap di ujung pedangnya, kaitan sudah di lepas pada sarung sang pedang.Menoz mencurigai hala.

Kedatangan menoz membuat hala terhenti dalam merapal.Mata hala terbelengak kaget, sedikit bergetar  pupilnya, aura menoz sangat aneh saat itu, tak nampak namun ia merasakan menoz  seperti mengeluarkan asap merah dari badanya. Ini menghawatirkan, namun ada hal yang lebih pantas untuk di khawatirkan., hanya sesaat dia  menatap kea rah menoz, kemudian kembali melanjtkan mantranya,

ina paraushe ha rais wara dolos, everst la wasta., everst la lain. Tala da lesa un  kaenrase ih. Tra loyin da lakeshey en ea saara”
“Un daras..! un daras was.! Dose kaen ea rosya!!”

“Aku berdoa kepada tuhan yang menjaga gunung ini, everst lah ibu mu, dan evesrt lah sahabat ku.salju yang terjatuh ditandukmu, seperti beku yang menyelimuti hati ku.”
“Terhempas, terhempaslah  pergi dalam damai keluarga ku….!!”

cukup panjang, diakhiri dengan menghentakan kencang tongkatnya ke bumi dengan kedua tanganya. 

“Wusshhhhhhh,” kabut kembali terhempas,

Kini menoz yakin bukan hala yang mngundang kabut ini. Wajah hala sedikit terlihat berekeringat, menoz  menduga memerlukan energy yang cukup besar dalam suatu hentakan untuk menyingkrkan kabut ini 

“Ini semua bukan perbuatan mu,” Tanya menoz. Hala menggeleng nafas nya sedikit terengah

Tidak ,aku mencoba menenangkanya.”

Lembah dorest kah??

Ya, kurasa begitu..”

“Bukankah  letaknya masih cukup jauh?”

“Ini sudah senja, kabut itu bisa turun kapan saja..?”

Keanehan , sihir, ilusi, mereka para droit memang sudah di latih untuk berhadapan langsung dengan hal hal semacam itu, tapi itu hanya untuk  untukmencegah ,  bertahan dan  menghindarinya  bukan menyingkirkanya.

“Aku paham,Lanjutkan mantra mu.!”

“tak bisa, ini tak akan berhasil , arwah yang mendiami dorest menolak ku,”

Menoz kembali di bingunkan , situasi ini, dia harus bagai mana, sial!!, pikirnya, kalo tau akan jadi seperti ini, lebih baik tadi memutar melewati perbatasan linus saja, toh distu dia hanya akan bertemu manusia, makhluk yang akan mati bila tubuh nya ter koyak , dan menancapkan pedang ialah keahlian para droit, padahal ia punya kesempatan bagus,  disana ada 5 lagi perisai hitam ,dengan nya dan enam jadi tujuh,  sesaat muncul kebencian pada dirinya, mengapa begitu bodoh mengikuti putra kerajaan yang culun itu.

Ditengah gerutu menoz Tiba tba saja Hala seperti  menyadari sesuatu, entah  dia teringat atau tersadar akan suatau hal atau justru dia mendengar suatu panggilan yang tak bisa didengar menoz, hala menjadi celingkukan mencari arah kemudian dia menatap pucuk pohon,  masih tersisa sedikit penerangan matahari disana. Dia menatap ke belakangnya.Mencoba beranjak secepat mungkin. Sebelah sana.

“Kemana kau pergi??” Tanya menoz, berharap.

“Aku tak punya waktu menjelaskanya, percaya padaku. Kita harus cepat untuk menyelamatkan yang lainya.“

Monoz menyetujuinya, dengan sigap dia mengambil tas hala dan membawakanya, bukan menjadi pembantu,namun  menoz tau ,  kedua tangan hala di butuh kan untuk berkonsentrasi pada tongkot kayunya.
………………………..

Al…..!!!!!!!!!!!!! pully berteriak,  suaranya bergema, tiap tiap orang dari  dua romobongan lain mendengarnya,

Itu pully,, “ ucap liliy, wajahnhya sedikit lega, seperti msih ada harapan, dari pendengaran nya jaraknya tidak begitu jauha dari tempat alfono dan dirinya sekarang.

“Tunggu liliy..” ucap al. liliy terhenti,ketika mencoba berlalri,  begitu pula dengan al, dia berpikir , tak biasanya alfonso berpikir sebelum berkata,

“Aku memikirkan suatu hal, jangan beranjak dari tempat mu sebelum aku mengatakan apa yang aku pikirkan..”al linglung,

Alfonso….!!!!!!!! Halaian..!!!  teriakan pully kembali menggema..

Di tempat lainya Enam mencoba menunggu reaksinya, dia memasng diri sesiaga mungkin,  jaraknya dengan pully dan tressa memang sangat dekat, tapi  itu tak bisa menjamin apapun,bukankah sebelumnya mereaka bertujuh juga berjalan dengan romobongan yang sedekat mungkin sesuai apa yang diarahkan menoz, namun  kenyataan mereka telah terpisah kini.

“Pully” teriak liliy dari sebrang kabut,  alfonso menyuruhnya tak beranjak, namun bukan berarti dia tak boleh membalas sautan pully.

“Liliy” gumam pully,

“Lihat ini berhasil, sudah kuduga, ayo tressa, enam.” Ucap pully bersemangat, membuat tressa tersenyum lega dan bergegas, enam masih terdiam, dia mengambil sesuatu dari tas nya..

“ini, ikatkan tali ini di pergelangan kalian sekencang mungkin, kita akan bergerak menyambangi asal suara lily..”

Ucap enam seraya melemparkan ujung tali kepada mereka berdua, menurut pully ini menggangu, namun tak perlu diambil pusing, toh merekan akan bertemu dengan rombongan yang lainya.
…………
Dari mana kau mendengarnya,?” ucap al mencari

Ah?? Maksud anda suara pully?

Ya?”

Liliy mencoba memastikan, padahal dia sudah tau pasti dari mana

“Dari arah belakang mu..”

“Sudah ku duga, aku mendengarnya dari arah yang berlawanan,” ucap alfonso, memuat liliy semakin gemetar saja, tak mungkin al bercanda disaat seperti ini, dan tak mungkin pendengaran nya salah, namun ia begitu yakin bila suara pully berasal dari arah berlawan yang al katakana.

“Apa anda yakin al?” ucap lily menboa meyakinkan.Al menatap nya dengan serius, sebelum memberi sebuah anggukan kecil.

“dan bukan kah aneh,  menurut mu apa yang akan dilakukan seorang pully, Bila mendengar suara sahutan balasan seperti itu??
Lily terdiam, dia terlalu gemetar untuk berpikir.hanya menunggu al kembali berucap.

“dia pasti akan berteriak semakin kencang dan  berulang ulang, tak peduli siapa yang bersama nya, dia pasti akan melakukanya.”  Al menjawab pertanyaanya sendiri

Kata kata yang masuk akal dari al, memang seharusnya seperti itulah pully bereaksi,  namun sampai saat ini,  beberapa menittelah berlalau  setalah lily kembali menyaut . suara pully sama sekali tak terdengar.

Buang semua senjata mu, aku akan mengikat kan kita disalah satu pohon”
Kita masih berada jauh dari lembah dorest, aku yakin mata hari akan sampai kesini bbegitu fajar”
………………………….
Sebuah bayangan muncul di balik kabut, enam mencabut pedang dari sarungnya,  seorang kakek muncul darii sana, rambutnya sudah memutih dan terdapat botak ditengahnya, namun fisiknya masih tetap bugar seperti rremaja, jubbah serta   seperti seorang penjelajah, namun tak membawa apapun.

Wala….. ada orang lain disini? Ucap  kakek tersebut, membalut mereka betiga dalam keanehan.

Apa kalian tersesat juga? Lanjut sang kakek

“ya,kek kau benar, beberpa puluh menit yang lalu, kami terpisah dari rombongan kami karna kabut ini” jawab pully, hanya seorang kakek tua, dia bisa menenangkan dirinya untuk ini.

Rombongan , oh masih ada yang lain, aku beruntukng, “ kakektersebut meracau sendiri

Apa kalian masih punya bahan makanan?.”

Ya tentu saja, kami punya beberapa ,apa  kakek  lapar?, “ kini tressa mencoba menurunkan tas nya,

Tak perlu, simpan saja dulu, baru beberapa jam yang lalu aku menghabiskan perbekalan terakhir ku, senang nya  memiliki, cadangan , untu mencari jalan keluar dari sini.

Apa kau juga tersesat kek” Tanya enam

“Ya, aku sudah berputar disini beberapa hari.”

“Bagai mana kau bisa sampai kesini.””

“Aku tinggal di pinggir hutan frois, Aku mencari ikan dihulu , dan tersesat disni wewewe”

Ini sudah terlalu jauh memutar menghindari hulu. Ada tebing curam yang kami tempuh seeblum sampai sini.?Baga mana kau bisa kesini?

“ wewewee,,seorang kakek tua seperti ku membaca sebuah arah. apa yang bisa di harapkan untuk itu”

enam.” Ucap tressa, mencoba menghentikan rondongan pertanyaan enam.

tressa paham sorang prajurti rahasia prudence pasti lah harus berhati hati dalam melangkah, tindakan mencurigakan tidak akan di tolerir oleh perisai hitam, namun bagi seorang yang di besarkan dengan di kelilingi tatakrama nirnia yang tinggi tindakan enam tentulah sangat tidak sopan  baginya. dalam dalam ini menatap tajam mata enam.

baiklah, kau boleh ikut kami kek,”

yeppy” justru pully yang kegirangan , dengan ini, dia sedikit bersorak untuk ini.

Oh.Terimakasih ,.”

Yes, ayo semua, ucap pully seraya menarik tali yang mengikat dia tressa dan enam.

Eh,wewewee,, apa ini sebuah tali??

bukankah  Baiknya kalian membuka tali ini,? Ucap sang kakek  ketika memperhatikan ada tali yang menghubungkan mereka bertiga

akan sulit bagi kalian untuk berjalan  bilsa saling terikat seperti iini.” Lanjutnyadengan  tangan menimang nimang tali tersebut .

Tak perlu, kami  telah sepakat, ini menjaga kami agar tak saling terpisah, seperti sebelumnya.” Jawab enam  menyerobot tanpa memperdulikan pendapat pully dan tressa, padahal  jelas terlihat pully   sudah sangat risiih dengan tali tersebut di pergelanganya.

Ku rasa kau juga harus mengikat tangan mu kek, kau akan mati kelaparan bila terpisah dari kami.!”  Tanya pully menghawatirkan sang kakek.

“Tak perlu, aku sudah dua hari tersesat disini, ku rasa aku cukup hafal dengan jalan jalan ini.”

“Aku akan mencoba sedekat mungkin dengan kalian, dan kita akan sama sama keluar dari kabut ini. Bukankah begitu?.

Bales kakek tersebut dengan memberi sinyal kedipan pada pully.

“tentu kek, ku jamin, kita akan keluar dari tempat  sialan ini”.

Entah kenapa pully jadi begitu yakin dapat  keluar dari kabut ini bukan kah tadi dia merupakan orang yang paling khawatir akan situasinya, sifat taltala memang susah di tebak dapat  menjadi berani dalam sekejap saja, atau mungkin hanya pura pura menjadi pemberani.
…………………………..
Sepanjang jalan hala terus merapal sesuatu yang tidak di mengerti oleh menoz,  namun ia yakin mantra yang di ucapkan hala bekerja, kabut kabut tu menjauhi mereka, seperti, kereta yang membelah salju di musim dingin, nampak seperti itu lah perjalanan mereka berdua.

Hanya 3o menit dengan sedikit berlari kecil mereka melihat sebuah dataran terbuka di kaki gunung ini dengan gubuk tua menyempil di pepohonan sebrang dataran.Kabut sudah lepas dari mereka, dan menoz yakin mereka menuju gubuk itu.

“apapun  yang kau dengar, jangan berkata apapun, aku yang  akan mengurus ini.” Ucap hala, yang di setujui oleh menoz..

Tok..!!! tok.!!!!
…………………………….
Matahari semakin turun, sudah beberpa puluh menit mereka berempat  menyelusuri jalur ini.
Tidak, pohon sebelah kira itu, aku sudah sering melewatinya,,”   ucap kakek yang kini menjadi pemandu mereka bertiga

“sebelah sini anak anak” sambungnya seraya berlari kencang kearah kiri.

“hey tunggu kek,” pully terkejut sangkakek berlalri begitu, saja bagaman bila mereka kehilangan kakek tersebut, sungguh kakek tua yang aneh,,

Sinnggg…. Dntingan benda tajam terhempas melayang diudara,,   slittttt.. sretttt..!!

Apa yang kau lakukan enam.” Tressa berteriak, dara segar mengalir dari lengan kiri enam, baru saja, ia menyatkan  pisau kelenganya sendiri. Tak ada ringisan ringsan kesakitan sama sekali di mukanya, hanay sentakan sesaat seolah dia berhasil menyadari sesuatu.

“kita belok kanan , “ ucap enam tegas.

“t-a-p-i… ka-kek, tadi… “ pully terbata, dengan sifat aneh yang di tunjukan enam

“ KUMOHON, jangan buat aku memaksa kalian berdua untu mengikuti ku.!!!!!!!!!!” gigi enam berkerat, dia memaksakan keputusanya,

Tressa tak peduli, dia memilih  mencoba secepat mungkin mengambil perban yang ada ditasnya.
Semntara pully mendengus dia menendang batu, yang terhempas cukup jauh dan terpantul terus menerus, terlalu jauh untuk ukuran tentangan kecil pully.
……………
Indera mereka telah di butakan, kabut menjadi semakin tenbal disanan, meraka sama sekali tak mencoba beranjak, namun  kabut seperti meminta untuk dikendarai sejauh mungkin , alfonso, dan lily  masih terikat di pohon, pikiran mereka mulai kalut, kaki al mencoba meraih pisau yang ia lemparkan tadi, padahal jelas baru beberapa puluh menit yang lalu ia melemparkan semua senjatanya obat yang liliy berikan tak berpengaruh sama sekali, halusinasi ini begitu kuat merangsang otak mereka, atau mungkin saja benar yang dikatakan al,  ini bukan halusinasi yang merangsang otak, tapi jiwa. Sebuah ilusi dari dunia  yang lain.

Pully mulai terseret dengan tali ditanganya,enam pun lupa tentang apa yang ia tarik adalah pully, kesadaranya mulai menipis, tressa, mulai berjalan tanpa pikiran, hanya dorongan dari enam lah yang membuatnya tetap maju,
Mereka benar benar tanpa akal, sudah seperti  berjalannya tiga manusia tak berjiwa,

“ oh sukur lah, kalian lagi,” kakek yang tadi kembali muncul di depan mereka, tanpa bayangan sama sekali, tiba tiba saja sudah ada didepan mereka,Tak ada yang menyadari akan ke anehan sang kakek.  Untuk berpikir pun sulit.suara sang kakek seperti satu satu nya hal yang dapat terdengar mereka bertiga  saat itu.

“Mengapa kalian tak  mengikuti ku, aku menemukan jalan keluar untuk kita, tapi kalian menghilang,”

“ aku menghawatirkan kalian , jadi aku kembali,.. selanjutnya, jangan pernah terpisah dari ku,…”

“ce[atlah, ujung  jalur pohon ini, kita belok kanan, sudah dekat untuk kita bebas..”


 ....................

dikutp dari : FANTASY book 1

Rabu, 28 September 2016

CCB - curhat cepirit bahari

Blog??? Apa yang kalian analogikan terhadap benda satu ini….???

Bingung,.. sama saya juga, tapi menurutu saya blog kertas kosong , atau benda apapun yang mempunyai sifat polos, dan kepolosan blog bisa kita isi sesuka kita, curhata, nyanyi, sair, share apapun yang bermanfaat, atau share apapun yang gak bermanfaat haha, yang terakhir lucu,

Oke post saya slalu tentang syair serius, meski bumbu dari syair itu adalah curhat tapi gak pernahgtu seratus persen curahat pake bahasa manusia, manusia umum ya bukan ka jr.tolken atau j.k roling hehe
Atau yabng gak tau mereka siapa,, weeeehh kebangetan, mereka berdua panuan saya, orang-orang yang membuat saya menyukai dunia coretan tinta, meski roling kurang greget menurut saya,, hidup pak tolken , tolken for dki 1 ( lagi rame ikut2an aj,, tapi serius tolong yang punya KTP DKI pilih anes-SANDIAGA UNO , lah kok jadi tercemar politik gini, kan udah saya bilang blog itu bebas…

Well masuk aja langsung ke tujuan utama saya nulis kali ini, saya mau cerita sedikit tentang duka duka menulis, kenapa duka duka? Karna mayoritas nya duka, bukan karna menulis memberatkan tapi suka mengenyitkan dahi karna semakin dewasa menulis semakin banyak saja rintanganya… dan itu tidak berbanding lurus dengan hasyarat jiwa yang terus menangih untuk menuangkan pikiran kedalam coretan, mau meledak rasanya otak ini untuk beberapa waktu,…

Karna otak saya error, eh, abtrak maksudnya, jadi saya pondah pindah genre kadang juga ada yang gak punya genre malah, ini serius, nanti baru dijurusin kejadian apa dan cocok nya masuk kecerita dimana,,

Targetnya sih sebelum dipanggil sama pencipta pengen nyelesaiin beberapa crita besar yg sekarang udah dikonsepin inti ceritanya,,   ini nih ceritanya
1.      
       FANTASY
Diantara cerita lainya ini yang saat ini paling saya seriusin, rencananya sih ini dibagi kedalam 3 buku ,, kaya karya nya j.r tolken “the lord of the ring”, genrenya sama, namun petialanganya beda, salah satu genre faforit saya, fantasy dan peperangan, hehe,

Meskipun saya bilang di seriusin , tapi ini bahkan baru ngegarap buku pertama nya dan baru masuk sekitar 150 halaman (12%),

2.       Taaruf
Nah kalo satu ini inspirasi nya slalu muncul kalo nemenin emak emak (karna anak perantauan emak angkat saya banyak) nonton sinetron, tapi jangan berpikir novel ini bakal alaya atau gak jelas kaya snetron indon*sia, atau lebay kaya sinetron ind*a. insyaallah jadi nya lebih klaisk dan menyentuh, menceritakan tentang mahasiswi, yang menjalani taaruf karna permintaan ibunya, pemuda yang di tawarkan (kaya barang aj) jauh dari harapan sang gadism naum siapa tau keika waktu berjalan dan cinta tumbuh subur di sepanjang alurnya, konflik orang ketiga pun juga dimasukan, meski gak bisa dibilang orang ketiga juga sih, soalnya orang ketiganya yang menang pass terakhirnya ahha, aneh ya, masih ada yang aneh ada orang keempat yang dapat kebahagianan sejati, pudingkan, dah tunggu aj sampai jadi , kalo jadi…..

Progressnya, belum di  garap sedikit pun, tapi inti dari ceritanya udah ditulis.

3.       UNJ- True story
Wuihhh kaya cerita cerita yang best seller itu ya true story gtu, dicap covernya, haha
Tapi serius, ini kisah nyata, hidup saya saat sma agak atai sangat berantakan malah, terlalu jauh di luar garis, dari mulai gak naik kelas 2 kali, uas malah kebandung nonton bola, ngurusin ekskul sampai gak masuk sekolah buat team bolos ( ketuanya kaka gw sendiri sekarang dia di IPB POKK POKK POKK……

Sampai guru guru kaget waktu bilang hega itu kaka saya, kenapa karna kami disekolah bak surge dan neraka, gak berlebihan kok, waktu saya gak naik kelas dia juara 1 dikelasnya , denger denger sih tertinggi dianatara seluruh IPA, dan waktu saya dipanggil orang tua karana keancuran akademik (keals 2) dia dinayatakan lulus undangan IPB , wajar kalo julukan surge neraka dikasih kekami,

Waktu itu hidup udah kaya gak bermakna, panas nih kuping kalo kumpul keluarga besar, disbanding bandingin mulu, namunsaya bersyukur karna sempet ancur, di dalam sebuah kejadian pasti ada hikam, kelas 3 saya bimbel dan ketemu oleh dua orang yang ngubah hidup saya
1, ka ardi( oanutan saya dan yang ngedoronf saya buat mencoba bangkit, dan lebih peduli sama hidup, kamu kelas 3, dan kamu pinter, saya yakin kamu masih punya kehormatan buat bangun. Gtu kata kata dia yang sering saya denger.
Dan yang ke dua adalah sang gadis rumit, yap, belum kenla dia silahkan baca tulisan  pertama saya. Kalo ka ardi orang yang ngedorong, maka semua hal bisa terdorong seperti ini karna gadis ini, soo dia adalah alesan saya kenapa saya sampai berjuang segini nya,,,

Klimaknya sif pass saya belajar kesetanan buat SBMPTN (testertulis karna undangan saya gak bisa diharapin) “kesetanan disni beneran setan” saat itu bahkan saya sempet ngelupaian konsep ketuhanan, dan yang bikin saya terharu adalah , ketika saya lupa sama ALLAH justru ALLAH menolong saya, sumpah nangis kalo inget saat itu, mungkin endingnya akan begerak ke genre religi

Eh kok jadi kaya spoiler sih?? Ahahha udah nantikan aja ya

4.       Bahari
Nah kalo yang satu ini  diambil dari nama kakek atau keluarga saya, ceritanya tentang petau;angan fantasy modern, latar waktunya saat ini, dan latar tempatnya kampus saya, hapir semua cerita yang terpikir latarnya kampus, alesanya simple kalo lagi sendiri saya suka ngehayal cerita, dan karna itu banyak temen yang bilang saya gak waras, kata mereka saya suka ngomong sendir, meski saya gak ngerasa, well tapi peduli bodo yang penting saya gak nyusahin orang,  dan yang penting gk pake narjoba  lagi ngetren bro ahahha)

Back to bahari.. nah novel ini rencanya bakal jadi 1 buku dan berkisar 1500 halaman, genrenya fantasy samap kaya buku no 1, kenap sama??  Jadi gini saya garap bahari ini udah sekitar 25 persen, berapa ratus halaman gtu,,,  nah sayangnya saya garapnya di taplet cini (speed up), skrg tablet itu ratk bisa diidupin sih, tapi gak bisa di touch, dan salahnya datannya belum di back up kemana mana, ketika nyari buat benerin komponennya udah gak ada dimana mana. Nyesek kan?? Tadinya mau berhenti dulu kegenri fantasy sampai tuh tab di benerin tapi apa dikata otak ini nagih dan pemikiran saya condong kesitu,( maklum inspirasi nulis dari om tolken) cadi sementara saya nyambil ngerjain novel lain yaitu fantasy.. eh tuh sambilan malah jadi projek utama kwkwk,

Well jalanin aja kehidupan sesuka lo….

Nah itu 4 hal yang mau saya bikin sebelum di panggil ALLAH, cita cita sih, tentunya  dibarengi usaha dan ibadah doa termasuk ibadah bro)… semoga aj saya dikasih umur panjang buat nyelesainya, karna progressnya akhir akhir ini melambat,   kalo aja bukan karna untuk senyum orang tua, saya tinggalin nih semua kesibukan manusia dan tetekbengeknya, ngerntau bawa note book keasan sisni bawa gitar okulle ( serius saya idah sering ngamen kalo iseng)  ngamen kalo mau makan dan nulis ketika kenyang pasti seru…     tapi ibu saya itu orang berpendidikan dan wisuda satu hal yang bisa membuat dia tersenyum lebih,

Jadi ayok jalani keduanya, karna ridho allah tergantung ridho orang tua,,,,

Sekian aj kali ya, udah kepanjangan  juga sesi curhatnya, besok harus ngajar PKM lagi haoaoooaoaoao,mmmmmmmm   

pamit,
    “sebuah nama menggapai asa atas nama dua tiga”   


                                                                                                                                                Bahari23

Jumat, 23 September 2016

penat

kelahan akan terbayar dengan kesuksesan,??

jangan brandai ini negri dongeng, ini dunia manusia, pepatah hanya jadi, penghibur lara semata, bak angin yang meniup api, itu hanya akan membuatnya reda sesaat dan beringas kemudian..

tak semua yang baik akan terjadi , bahkan ketika usaha diperas, dan badan sudah mengluarkan ampasnya,
bahkan ketika tangan telah menengadah, dan mulut merapal segala doa kepada NYA.
bahkan ketika, pikiran telah lari dari otak.

mungkin saja pada akhirnya apa yang kita lakukan dengan semua pertaruhan akan nilai kebaikan dan norma yang dianjurkan sia-sia. mungkin saja pada akhirnya hanya ad tekukan lutut dipematang malam bulan sabit.

pada akhirnya... tidak, sesuatu tidak pernah berakhir. bahkan kematian yang disebut akhir dari perjalanan hanya jembatan menuju tanah kekal nan abadi.

yakin lah kau akan mendapat hasilnya, dari apa yang telah kau tuai. yakin..!!! hanya saja, ku minta 
untuk mu dapat melihat lebih jauh, jauh ketimbang kemenangan atas dunia manusia ini..

api beringas yang tertiup angin pada akhirnya akan padam juga.

tiada yang abadi, dan tak ada ada kata "akhir"
untuk diriku yang terlalu lelah hari ini..

bahari23

AKU ''CIJUNTI'' KALIAN

sedikit kisah ku satt KKN dipurwakarta, saat itu kelompok yang beranggotakan 29 orang menetap didesa cijunti selama 1 bulan guna pengabdian, uniknya, saat itu orang bodoh sepertiku lah yg dipilih untuk menjadi ketua mereka..

mungkin kalian yg bukan anggota kkn ku akan sedikit bingung membaca ini, sudut pandanf serti alur cerita bnyk tersirat secara samar, dan hanya di mengerti oleh orang2 yg ada saat kisah berlangsung.. tp apa peduli ku, toh kaliann juga tak mengenal ku..

selamat membaca......

AKU “CIJUNTI” KALIAN
Jakarta, 14 februari 2016

Suatu Minggu pagi yang menenangkan dikosan ku, sebuah kosan sederhana  dibilangan Jakarta timur.  meski kosan ini berada diibu kota ,namun suara kendaraan masih samar terdengar disini.
mungkin karna letak kosan ini yang memang  cukup jauh dari jalan utama.

Sebuah cangkir berisi bless teh sangat indah berdampingan dengan sebungkus rokok dan sepiring kue ringan khas jajanan pasar ibu kota.  Ku sandarkan tubuh ke sudut dinding menjuntaikan kaki kesisi kasur dan memangku laptop usang ku, sebuah gaya khas yang slalu kuganakan saat menulis atau mengerjakan tugas..
Tanpa sadar,  Beberapa jemari ku mulai menari diatas tombol  berirama satu dengan yang lain layak nya sedang berdansa dengan keyboar sebagai lantainya.

segar sekali pagi ini, setelah mengistriahatkan tubuh lebih dari 10 jam lamanya, rasanya seperti  terlahir kembli kedunia, mungkin karna tidur kali ini tanpa beban agenda esok hari, atau  mungkin juga karna “kasur”nya.
sebuah benda yang dapat  dikatakan keramat  selama sebulan belangan ini, meskipun pernah sekali aku tidur dikasur  kamar perempuan , dengan seseoarang idiot bermuka penyanyi tingkat dunia sebagai dalangnya, terasa seperti menemukan  oasis di gurun pasir kala itu.

suasananya sangat berbeda kini, sebuah kehampaan kosong mememnuhi jiwa , seperti kehilangan sesuatu yang sangat berharga.
Rutinitas kosong pagi ini sangat timpang dengan beberapa waktu lalu, yang biasanya aku sudah menggebu gebukan, atau digebu gebukan orang.
Teringat   Kerapkali Sebuah sosok tinggi besar hitam dengan mata besar yang memerah kadang-kadang ( bukan gondoruwo ya guys) sudah mendobrak pintu rumah satu dengan sangat keras, bak  densus 88 yang sedang mnegerebek teroris mencoba mencari 2 nama, Muhammad lukman dan Muhammad arief sebagai dalang nya.kalo sudah begini wuihhhhhhhhh sensasinya susah diucapkan.
Hanya bisa bangun dan tertegab setelah mendengar gedoran pintu pertama  yang diselipi kata

 “ arief sama lukman mana!!!!!!!” .

mengucek mata beberapa kali dan menyambar laptop secepat kilat, dengan sekali tendangan melempar selimut seejauh mungkin.
duar pintu kamar terbuka. Spontan mulut ku  berkata

 “ kamu udah siap ndan? Bentar ya ini surat untuk kades hamper jadi..”.

Beberapa lirikan mata merahnya menambah angker suasana kamar pagi itu.

“ oh yo wess.., aku nak nganter anak-anak  rumah dua ke sd 1 dulu yo” sekitika suasana pun kembali mencair.

dalam Beberapa saat mencoba menenangkan  deguban jantung yang sudah seperti genderang perang badar  sebeluum akhirnya berjalan menghilang dalam kerumunan antrian kamar mandi.
Ha..ha..  “komandan sang penggedor”, bukan pintu tapi manusia. meskipun beberapa ada yang kurang senang dengan gedoranya bahkan ada yang sampai “bring fell ( ingris mode on) ‘’  tapi   saya rasa  apa yang dia lakukakan merupakan  cara menyampaikan rasa perhatian dan kasihnya terhadapa sekitar. Meskipun beberapakali gedoranya hanya untuk iseng –iseng saja.

seperti  hari itu..  masih sangat  teringat kejadian sore itu, minggu pertengahan   saaat saya sedang KKN di Cijunti, sore itu kaadaan cukup cerah saat saya berjalan dari rumah 1 ke rumah dua kala mencoba menengok teman-teman kkn.  dr kejauhan Nampak yanuar dan beberapa anak lainya sedang pergi meninggalkan rumah 2.
 Sangat aneh  melihat seolah yanuar menjadi kiblat dari kerumuman   orang tersebut . dengan fromasi mengapit  memaksa yanuar berada di tengah bak  paspampres mereka seolah menjadi pengawal yanuar dan mencoba menyibukanya

“ pada mau kemana?” ucap ku saat  berpapasan dengan mereka.
“mau kewarung deket sawah..  mau ikut rif” balas salah seorang mahasiswi yang sedang menjadi pengawal yanuar.
belum sempat ku menjawab,   komandan telah memotong dengan gaya khas bicaranya..

“gak usah ikut.. sana na.  ditunggu  vikthor kamu dirumah dua”

sedikit terkejut denga reaksi komandan, sensi sekali pikir ku.  kulihat ensyi (Gabungan ENvri dan SYIfa karna saya lupa siapa tepatnya)  yang   tersenyum penuh arti saat melirik komandan  sebelum mengembalikan pandanganya kea rah ku, membuat beberpa hal sedikit jelas saat itu.

“ ok ndan , ini mmang mau nemuin ka vikthor diatas”
kulempar kan senyum kecil karah mereka sebelum  Kupaling kan wajah ku memeandang jalan lurus,Sebuah lambaian tangan kecil dari ku menandakan perpisahan  kami.
…….
Beberapa puluh  langkah kutempuh sebelum akhirnya tiba dihalaman rumah dua,  nampak   seorang senior sedang mengerok tanah dan yang lainya sedang mengangkat ember yang berisis tanah hasil kerukan  menuju kea rah  keran air yang masih berada dihaaman tersebut. Sebum akhirnya mencampurkan air kedalamnya seraya mengaduk. Persis sekali tokoh penyihir dalam film “snow white”

kerumunana anak –anak yang biasa menghiasa teras-teras rumah kami  Nampak sudah tidak ada, mungkin di pulangkan lebih cepat untuk rencana sore itu pikir ku.
Pras dan andhika atau biasa dipanggil mr.princess s dan pak presidenmeupaka  tokoh utama dalam rencana ini, bak seorang  raja dan jendralnya meraka saling barsautan satu sama lain seblum akhirnya menyambangi kerumunan anak perempuan di teras rumah dan menjelaskan rencannya, menjadikan   para  perempuan sibuk dengan hp dan kamera sebagai potongan agenda sore ini.

Mentari mulai terbenam di ufuk barat  Membiaskan  cahayanya ke langit  menjadikan warna langit  besimbah kemilau merah
anak-anak cowo rumah satu mulai berdatangan bak sedang ada hajat besar dirumah 2. Entah  apa yang ada dalam pikiran mereak nampaknya semua orang disinia sangat antusias  dalam scenario kali ini.
Akhirnya Sekanario  selesai disusun dan pembagian tuas pun telah  dilakukan,  sebuah trik berpura bermain bola di halaman di set sedemikian rupa, sangat rapih sekali pikir ku. entah dorongan apa yang membuat kalian bgitu berniat, mungkin karna ……..    ,ah sudah lah  diri kalian masing-masing  yang tau jawabanya

Jam telah menunjukan pukul  5 sore sebelum akhirnya sang target datang adegan awalnya ialah  beberapa mahasiswa yang  tengah asik bermain bola dihalaman rumah 2.
melihat kerumunan para pria bermain bola tentu lah target merasa terpanggil untuk ikut serta, alih alih bermain kucing-kucingan sang target diposisikan menghadap kea rah jalan  membelakangi rumah yang merupakan gudang penyimpanan  dari property  surprise kali ini. 

seperti  maling yang tertangkap warga, mungkin begitulah ekspresi kaget yang ditunjukan target saat adry dengan spontang menyergapnya dan membanting ke tanah, sebuah ember berisi airtanah pun dilemparan  tim surprise lainya kea rah target, tak lupa komandan turut  andil bagian dalam situasi ini, sebuah bungkusan cairan misterius pun dilemparkan ke target yang sudah tergelimang tanah. Sempat kasian saaat mencium wanginya, namun ini lah sebuah kejutan..kejutan yang berirama dengan ucapan “SELAMAT ULANG TAHUN YANUAR”  berulang guna mencairkan suasana….
Sebuah tawa geli, puasa nana haru menyelimuti sore itu kala aksi jahil menjahili terus berlangsung.Seperti tinju saja, aksi surprise ini pun memeiliki round kedua dan ketiga, dan tentunya round “ektra game”  dengan  mengambil korban yang bahkan bukan orang yang sedang berulang tahun…
Banyak yang cemberut sih karna ikutan jadi kotor, tapi biar lah, biar semua menghayati,, biar semua menikmati,,  kejadian menyenangkan  sore ini di langgit jingga cijunti..
………………….
Hehe sangat lucu kala itu..
kuhentikan ketikan ku mencoba kembali Mengingat hal gila apa lagi yang terjadi selama sebulan kemarn selama sebulan lalu dalam pikiran  menerawang setiap jengkal langgit kosan ini
“ALLAHUAKBAR… ALLAHUAKB AR….” Lantunan merdua  Adzan dzuhur menggema memasuki  kamar menarik ku dalam dunia lamunan. tak terasa sudh zuhur, mungkin sudah waktunya  rehat shalat dulu dan makan siang, kalo kalian lelah bacanya dan gak menarik istirahat aj dulu, toh tulisan ini jg  gak jadi secepat kalian membesitkan mata membacanya.

……….
Mulai lagi ya, dapat  inspirasi nih ketika shalat tadi..
Ada cerita menarik di rumah 1 dikala Adzan Berkumandan , slalu  terdengar suara khas yang mungkin baik namun dapat mmemrindingkan tubuh.

Disana  dirumah  satu, beberapa manusia terBiasa begadang dengan obrolan yang melantur ngolor ngidul.  Ialah “BOLU/ bobo luar” sebuah julukan yang diberikan jakem geng cabe, berbadan paling besar diantara 2 cabe lainya, namun bersuara sangat  merdua bak terompet yang dimainkan sang dewi dalam singgah sanah indah nya.
“yah  bisa kali vote dulu di video.com… “

Tentu saja mayoritas adalah laki-laki yang tidur di luar karna sedikit lebih adem .selain dr pada  terdapat benda aneh dipjok kamar.
bersuarakan amat  keras  seperti gunung api namun bekerja seperti turbin pesawat yang menghabiskan pasukon udara ( bila kau tau maksud ku).  ia dapat  Meraup lebih dari separuh udara kamar, terlebih kalau sudah erupsi puncak ( biasanya stelah 13x erupsi kecil)  terasa sesak sekali, mungkin rasa sesaknya  seperti saat kita memakan 12 promag dalam sehari.... eaaaaaaa..
lagi pula mau dikamar atau di luar toh kami tidak dapat kasur ( sekarang kalian tambah yakin bukan bawasanya benda itu hanya mitos selama  sebulan kemarin)
begadng dan kasur dua hal  itu jg lah  yang menjadi bahan  pertimbangan kenapa aim tidak kutempatkan dirumah satu.., ohh “my baby huee… +k”

back to topik…..
Banyak sekali yang dibahas oleh paguyuban “BOLU”   mulai dari,karier, jodoh, asmara, keuangan (kirim ke 9311)  Bahkan sampai bermain radio-radioan ( ini serius),

  “ kkn cijunti..  #nyaman dengan ketololan”

 begitu biasa kami  memulai canda mengawali panjang nya malam, entah siapa yang pertama membuat  jargon ini, jargon ini sangat familiyar sebelum akhirnya disaingi oleh jargon buatan dua kembar idiot

“ kalian keren karna kalian anak….. #COPSSSSSSS”
bukan hanya dikalangan mahasiswa, nampaknya jargon ini sudah tersebar kesluruh anak bocah di cijunti, tak percaya?? Silahkan kecijunti untuk membuktikanya. Sekalian ambiin fd gw yang ketingalandiatas lemari kamar cowo rumah 1 (curhat)
namun musuh utama dari geng bolu nampaknya berada pada nyamuk,, saya yakin semua  temen2 kkn jg gila kalo berbicara  masalah nyamuk.sebuah hewan kecil berbunyi menggangu dan menghisap darah, apa lagi kalo hisap darahnya berjamaah, mungkin vampire abad pertengahan pun kalah dari mereka.
belum lagi penyakit yang ditinggalin macam demam berdarah, untung nya mahasiswa KKN UNJ gak ada yang sampe kena.,  lain hal nya yang kena DBD+Tipes katanya biar greget, 2 skaligus,,  biar makin greget pulang kerumah  dijemputnya jam 2 malem, trus pass udah sembuh pola makanya gak dijaga..,  anda greget sekali ( yang ngerasa aja) 
tapi beneran nyamuk disana horor bangat, secara gtu nyamuknya  udah kaya zombie zombie,, dipukul hidup lagi, dipukul hidup lagi. Dipukul bales mukul

 (ini serius,!|Kok bisa? |Kan saya mukul nyamuk yang ada dikepala orang,..|  tinggal dikasih pengertian aja orangnya, pasti gak akan bales mukul, .| saya pukl pake ulekannya bu rw | apaan sih..| apaan sih.. | gw kira yang lo pukul orang2an sawah| apaan sih..| “hening” | gas ego!!!!!!!  | apaan sih. |(tolong  yang ini gak usah dibaca) )

saya yakin anak rumah 2 juga merasakan hal yang sama dengan nyamuknya. Kalo ditotal  total rumah1 dan 2  selama sebulan kemarin  mungkin sudah berliter liter soft well yg kita gunakan , kira-kira total semua softwell itu cukup lah  kalo dijadiin seratus bungkus, trus dibagibagiin kewarga
#seratus softwell untuk cijunti   (cieee proker)
nyamuk,…   dingin,….. tanpa kasur..,

horror kah????
Tapi bukan itu semua sajian utamanya, bagian terekstrimnya ketika kalian BOLU adalah  saat kaian berhasil tidur stelah berbincang panjang lebar, dan sebelum kalian masuk kealam mimpi  terdengar suara “kreeeek” dan pintu  kamar pun terbuka. Lalu muncul sosok hitam( karna gelap) Yang tentunya masih lebih mending sih dari pada gondoruwo pengedor  diatas, namun makhluk ini memiliki aura yang lebih menghawatikan dr bangsa lainya.  nah kao sudah begini, bahkan yang tadi nya udah masuk kealam  mimpi juga dipaksa untuk  dseret keluar.

duh si  izz*l udah bangun.., spontan menggrutu mereka  semua yang ber BOLU…
“Tek” sebelum akhirnya lampu ruang tengah dinyalakan..

“subuh yuk subuh dulu… “

……
Mungkin bagi  kalian yang bukan anak BOLU merasa  biasa saja saat mebaca kisah diatas, namun saya yakin bagi anak-anak bolu kisa diatas dapat membuat bulu kuduk merinding, mungkin bagi anak rumah 2 seram nya sama ketika lo mau tidur trus  ada yang berpura-pura jadi setan dan pocong dengan property sorban dan mungkenanya, sempet dapet pukulan centong nasi sih dari dila, tapi kalo menururt gw  lebih mantep lagi pukulnya pake ulekan bu rw
( apaan sih, dr td terobsesi banget kayanya sama ulekanya bu rw|dari pada ulekan pak rw, nanti “ambigu” |hidup di dua alam dong | apaan sih.. | apaan sih|)

Tulisan nya mulai nganar sodara-sodara..tapi tetap lanjutin aj..

Mulai gelap kamar ini, saat sore hari sudah menerpa ya beginilah, toh wajar memang karna kosan ini menghadap ke arah  timur. Kalau sudah petang yang  Giliran kosan disebalah barat lah yang menikmati  hangat sinarnya.
Baiknya cepat kuselesaikan curahan  ini agar tidak terlalu malam berangkat mudiknya , sudah tidak sabar ingin merehatkan diri dilampung.   prepare dan langsung tancap gas, biar lah kalo mau sakit sakit lah dilampung

Terakhir  mungkin mau ngebanyol  tentang pengalaman yang  sering kita dapati namun ternyata sangat berarti bila tidak bisa lagi kita lakukan lagi , dan satu hal tentunya dari sekian banyak yang paling membuat saya merasa merindukan cijunti, selain anaknyaa pak kades (bitch please keep silent) 

Pernahkah kalian berpikir, ketika kita kembali dari menuntaskan kewajiban akan amanah kita………
apa yang kalian pikir?? Saat ini bukan saaat disana…

………………..

Melihat senyum mereka membuat lelah siang ini seakan  tak terasa sedikit pun, sebuah lambaian  kecil dari ku membuat merek celingukan satu sama lain sebelum berjalan perlahan bergerombol menghampiri perantaran teras rumah singgah kami.

sangat tenang siang itu meski sebagian  mentari terkubur awan namun terpaan hangat sinarnya membias membasahi seluruh  pematang rumah kami.
Tentunya kamu yang paling menyejukan ku.tekad mu dalam menuntut ilmu bak butiran air yang mencoba mneghancurkan kokohnya halauan  batu.
kami tau jarak yang kalian tempuh tak dekat, dan kami tau bberapa dari kalian belum kembali kerumah, seragam kalian yang memberi tau kami.
Pun berarti kalian belum mengisi perut kalian, tatakala kami menawarkan makan , kalian hanya menggelengkan kepala dan tersenyum , satu lagi kebeohongan kecil dari kalian,,
Namun senyum tulus yang kalian tunjukan membuat kami yakin seberapa besar tekad kalian dalam menuntut ilmu,

“ka.. besokdatang kesekolah ya kan ka….?”
Sebuah pertanyaan penutup hari yang kadang membuat ku salah tingkah dalam berpikir menjawab nya

Ingin sekali kutulis  sajak indah  tentang kalian  namun apadaya  aku tak pernah bisa menuliskanya, berkata dalam pemikiran diri sendiri pun masih canggung , pun apa  yang kalian baca tentang mereka ini  hanya sebuah coretan kecil  pukulan ku terhadap tombol dari luapan emosi yang harus kutumpahkan.
……………………………….
Akui  saja lah  kita semua pernah saling berpandang sinis  terhadapa sekitar, pernah pula saling berpikir buruk , dan  berceloteh bila orang lain tidak sepemikiran dengan kita, membenci sifat orang hanya karna alesan kecil pun sering kita lakukan disana.. tapi ingatkah kalian , dimalam terakhir sebelum kita kembali kerutinitas kehidupan hiruk piruk ibu kota. 

saat itu kita banyak bercerita tentang cijunti, aku, kamu dan mereka……
 menyampaikan pesan dan kesan selama disana  dengan perasaaan  duka dan tawa didalam barisan yang membentuk lingkaran purnama..    indah sekali. bahkan  purnama yang sesungguhnya pun malu terhadapa kita.
danyang paling penting  ialahsaat  kita saling memaaf kan satu sama  lain, sangat yakin saat itu tak ada air mata yang jatuh karna suatu kantuk atau lainya. Kesedihan yang melanda “mengapa aku pernah membenci kamu” menjadi jawaban jatuhnya air dari kelopak kita, bukan mata namun hati, hati yang paling dalam

Hening..
hening..
hening..

Begitu banyak kebahagian  yang saya dapati  bersama klian, tulisan ini bahkan tidak sangup mewakili setetespun dari lautan memori  indah  untuk apa yang kita lewati bersama selama satu bulan lalu. Bukanya tidak ingin menuliskan yang lain, tapi bahkan saya tak  tau  kata kata dan kalimat seperti apa yang dapat mewakilinya.

Pinta saya , Tetap sedikan ruang untuk kenangan ini didiri kita semua,  akan slalu ada senyum saat pikiran kita kembali merangsang lamunan bahagia tentang cijunti, dan saat itu kita akan menyadari betapa menyenangkan nya KKN kala itu.

saya sayang kalian 


'bahari23

Gundah


GUNDAH

seperti kemarin,  saat saat yang lalu, kejadianya begitu sama..

pijakan ini begitu lembab, air masih tergenang di berbagai sisi yang kuhindari.
air turun dengan deras membahasahi tempat ini, tempat ku merenung menyelami emosi yang menyelimuti diri ,  taka ada kanopi yan menutupi, hanya langit yang terhampar yang menaungi..

hal yang paling mengairahkan pun sudah nampak membosankan,, menadah kelangit menatap cahaya jingga samar di ufuk  timur, mengendus embun yang turu dari gelapnya malam, dari balkon ini baiasanya aku tersenyum...

berbedaa kini., mereka menangkap ku,  membawa  jiwa menjauhi  raga,  kosong, kopi dengan cangkir yang megerak pun jauh lebih berisi dari pikiran ini,,

aku membayangkan mu  kini, senyum mu, juga rona dipipimu, dengus ku di sambi lengkingan nafas, itu tak membantu… 


untuk pertama kalinya itu tak bisa menenangakan ku,…

                                                                                                                                                bahari23

Senin, 19 September 2016

Negri munafik



merindukan antasari azhar..,
indonesia, yang melawan arus dibungkam., tak peduli benar salah, panggung sandiwara disiapkan sang juliet cady golf di rias, persetan dengan pertunjukan jelek kacangan, persetan dengan sandiwara yang membingungkan, dan peduli bodo dengan mata miris yang melihat... moral rusak disini,

sudah menggonggong saja, ikuti lolongan didipan, nanti salah salah kepala anda bisa di tebas.
.
hanya satu kekhawatiran ku, takut tuhan melepaskan tanganya dari beberapa sudut negri ini...

by :bahari23

Kamis, 08 September 2016

"H" Untaian Syair

UNTAIAN SYAIR (0)

Emas aku belum mampu akan itu,....
Cinta Aku belum pantas untuk itu....
Memainkan lagu apalah daya ku yang  tak mengerti  nada,
Satu hal yang bisa kulalkukan, aku suka menulis dan aku suka kamu..

Biarkan aku sedikit bersyair untuk menghibur mu,
hari hari ini, aku terus memikirkan yang terbaik untuk mu, untuain kata indah melantun di benak ku setiap kali teringat tentang mu,

Namun sulit mmilih yang akan ku berikan untuk mu, terminderku ,  mereka semua, ,, kata kata itu , apakah cukup menawan untuk membuat kedua pipimu merona..?

“Aku slalu bersyukur pada sang mahakuasa memberikan ciptaan terbaiknya untuk berada disisiku., hari hari berikutnya adalah aku akan menjaga mu, saat langit memiliki tingkat, akan ku lukiskan pelangi untu mu menggapainya. Kau bidadari ku, kau kanjeng ku,

Menjadi dank mu , memberikan warna pada hidup mu, layaknya bintang yang menjaga bulan di kesunyian malam,  aku akan mnjadi yang paling terang dianatar milyaran lainya,  dan kau akan slalu nampak bercahaya karnanya..


Jadi iznkan aku mencoba  Menang atas dirimu, menang atas hati mu..”

#H   #MasihMelinda  

dikirim pada : 16 agustus 2016 pukul 00.00 Malam
........................
16 agustus, sejak dimulainya hari itu.. tulisan yang kukirim kan berhenti, dengan diakhiri kata 
-Selamat Ulang Tahun Melinda Gustiana Sari- yang bahkan sampai saat ini tak pernah ada  balasannya, tapi aku tau dia telah membacanya, ada pemberitahuan seperti itu di notifnya

sedikit salah tingkah, ini pertama kalinya aku menulis dan mengirimkanya yang ditujukan langsung untuk seseorang, dan bila memang ini tak dianggap, itu tak masalah, aku sudah siap untuk ini, lagi pula bukankah aku sudah erlalu sering menyakitinya,,  jadi seharunya ini tak menyakitkan... seharusnya... 

1

Pemenang (1)

Mengapa sangjuara slalu diidentikan dengan angka satu yang berada di puncak

Mnurut ku tidak demikian,
saat kau telah berhasil menapatkan apa yang penting bagi hidup mu,
 itu artinya suatu gelar juara dan kemenangan sejati telah kau dapati

                                    Ketika aku sudah berhasil membuat mu menyukai ku…
                                    kurasa…,  saat itu aku sudah menang,
                                    entah itu pernah terjadi atau tidak….

Namun saat tu terjadi aku tidak membutuhkan angka satu ,  medali emas, piala yang berkilau  dan apapun  tetek bengeknya.
 menjadi yang  ke 22 pun tak masalah, selama kau yang berada di 23



#H-1 #MasihMelinda


dikirim pada : 15 agustus 2016 pukul 01.09 Dini hari 


.............................

menulis dengan tenang, pemikiran seutuhnya yang aku tuangkan

2

Bulan dan  bintang (2)

Malam , Baru saja tiba dikosan, td sore aku sedikit berkendara , menjalani hoobi, juga menceritakan tentang mu disana.

Sempat bingung ku saat perjalanan kembali,
 apa yang harus ku tulis untuk mu malam mini,

Saat itu disepenjang jalan
aspal dibasahi oleh awan yang manangis sangat kencang sore tadi,

Terperangah ku memperhatikan pantulan cahaya bulan dari cermin jalan,
mungkin kau tak akan percaya  bila kukatakan  saat itu bulan teramat terang,
seperti mencoba menyinari jalan yang ku lalui

Jadi ku pikir ku berikan saja untuk mu,
ini “bulan” dan aku ingin kau menjaganya untuk ku, agar bisa slalu bersinar sepanjang malam,
aku yakin suatau saat nanti aku sangat membutuhkanya untuk menerangi jalan ku yang gelap disapu awan

Dan “bintang” nya    biaraku yang simpan, karna bulan , tak akan bersinar tanpa bintang,


#H-2 #MasihMelinda

dikirim pada : 14 agustus 2016 pukul 02.53 Dini hari 

............

hari itu aku sibuk. lagi lagi kesibukan yang membuat ku lupa tentangnya,  sampai sore aku belum menemukan inspirasi, pukulu 7 malam saat aku pulang dari tempat ku mengajar.. dan aku melihat cahaya di sepanjang jalan yang kelalui, 

3

WARNA (3)

Hanya perlu 3 warna  untuk menciptakan milyaran  lainya,
bersama mereka  memeberi corak pada kehidupan

                                       merah, mewakili semangat , keberanian dan amarah..
                                       aku benci  itu, bukan seperti ini cara ku menyayangi mu,
                                       tapi entahlah, seprti warna ini mewakili dirimu,
                                       mungkin karna kau tegas dan sedikit galak,,
                                        tapi aku suka saat kau menjadi merah, kau terlihat lucu, sangat lucu..

Layaknya aliran air yang tenang dan gelombang pasang yang menghancurkan.
Biru terkesan kalem meski kadang menakutkan -  begitu agresif juga menenangkan.,
Kelabilan ini.  seperti saat aku berusaha untuk mu,
Dalam segala hal kurasa aku tak cukup baik atau mencoba untuk menjadi terbaik,

Tapi satu hal yang harus kau tau tentang biru,
butuh lebih dari sebuah badai untuk menghancurkanya, dia akan bertahan,, bertahan hingga akhir

                              dan terakhir kuning, warna yang mmberikan harapan, kehangatan dan
                              ketulusan, seperti sebuah harapan baru pada pagi disegi tiga Bermuda,,  


apakah kau percaya biru dapat mendaping merah mewarnai dunia, atau kah justru sebalinya,,  aku slalu yakin kuning masih bersinar diatas sana, meski mendung  membayanginya saat ini..,




#H-3 #MasihMelinda

dikirim pada : 13 agustus 2016 pukul 03.10 Subuh 
........................

Kalian tau CMYK dan RGB,  aku mengambil dari keduanya...

4


D A N K (4)

 Baiknya kau ambil,sebubuk coklat dan oleskan diindra mu,
     kurasa  ini akan terasa sedikit “pahit”

……………………………………………………………….

“Dank” kata itu melantun lembut dari bibir mu. Entah sejak kapan itu terjadi, yang ku ingat hanya kapan panggilan itu mulai berakhir,

dulu saat kata itu masih sering disebut, aku menemukan  akronimin tersendiri untuknya,  

-Dirimu Adalah Nilai Kehidupanku-

Hanya terlintas di pemikiran ,
   namun terasa mnyenangkan kala kembali kau mengucapkanya…
Sepeti membohongi diri sendiri selama ini,

kini kau tau,… tak apa bila mereasa jijik, sudah sepantasnya seperti itu..
     Toh tak ada yang menyalahkan awan ketika menutupi langit,




#H-4 #MasihMelinda

dikirim pada : 12 agustus 2016 pukul 18.06 sore 

................

Dank  :  panggilan balasan untuk kata  "Kanjeng" yang berarti kaka dalam keluarga ku

hari itu aku sibuk, , terlalu lelah untuk menulis,  ini pun ku buat di kamar mandi saat sedang pup.
kutambahkan kata ( Maaf telat 14 jam) pada pesan ku, 

telat.... tak apa, aku sudah  terlalu banyak berbuat salah pada nya. 


5

C.I.N.T.A  (5)

Ibu aku sangat menyayangi nya,  persaaan yang sangat dalam ku berikan padanya,,,

namun untuk mu
   Perasaan yang lain yang kurasakan saat terbesit tentang mu,

Bukan “cinta” yang itu, tapi  “C.I.N.T.A” yang ini..
    membuatku berani memulai apa yang disebut dengan kasih sayang dan ketabahan

Untuk mereka kedua orang tua ku,  aku akan terus memberikan yang terbaik,

dan untuk mu…
aku akan menjadi lelaki  terbaik yang datang pada kehidupanmu..
setidaknya biarkan aku mencoba,,

tak perlu risau, bila gagal,…   aku akan tersadar,
    lalu pergi dengan sendirinya seperti buih yang terhempas dari ombak..



#H-5 #MasihMelinda

dikirim pada : 11 agustus 2016 pukul 05.10 Subuh
.....................

Cinta. lima huruf berjuta makna,,,  
                           
                         "bukan cinta yang itu tapi cinta yang ini"  

orang tua tetap lah yang utama, tapi. aku ingin memperjuangkan yang ini. aku ingin berjuang untuk mendapatkanya. 

6

                                                            K  A  N  J  E  NG    (6)

Kata  itu aku biasa memanggilnya pada dirimu

    bukan hanya itu, aku pun pernah memanngil mu,  tuan putri,  melinda,  bunda.. dan apapun yang menggambarkan kau milliku seutuh nya,   

                                                                      “Kanjeng”

  Entah…, mengapa aku sangat menyukai yang satu ini
      Kau terlihat dewasa karnya, dan aku merasa seperti sosok lelaki sepantasnya…

  Seperti aku bisa melindungi mu saaat itu,
  Saat matahari terbit,.. juga saat malam di penuhi bintang,..

  Bodoh memang,..
      Bahkan kenyataanya aku tak sanggup menjaga mu bahkan sampai edelwish mekar kedua 
kalinya.,


  Bukankah ini aneh,, Kau bukan udara..
      namun mengapa terasa  begitu sesak  ketika terpikir aku Telah kehilangan  mu


#H-6 #MasihMelinda

dikirim pada : 10 agustus 2016 pukul 06.20 pagi

........................

KANJENG, panggilan untuk anak pertama dalam keluarganya,

  entah sejak kapan aku mulai memanggilnya begitu, itu sudah sangat lama, dulu kami pernah merasakan euforia cinta dan seperti anak kecil yang terjebak cinta monyet,

  kami pernah saling memanggil dengan sebutan alay,  tapi itu tak berlangsung lama, bila sedang buruk panggilan sayangnya akan kembali kepada "Kanjeng" 

7

Pelangi (7) Hari

Sebuah kiasan dongeng kuno pernah bersyair…
        temukan lah ujung pelangi,  maka kau akan mendapati kebahagiaan..,
  
  Kurasa aku tak memerlukan hal itu..,
            karna,  aku telah menemukanya saat melihat mu tersenyum..

        Ingin ku berucap “mau kah kau menemaniku mewarnai hari-hari ku”
                 tapi itu terlalu klasik, pun tak pantas  untuk menggoda sang dewi lautan,

 Kau  bahkan tidak pernah pergi dari ku sehari, bahkan sedetik pun,..
 Tidak  dari kepala ini,..
 Tidak dari genggaman ini,..
 Tidak dari  kelopak ini,..

Terlalu banyak kiasan indah  tentang anggka tujuh ,, langit,  kurcaci,  pelangi, hari,  bahkan es teller..
Kurasa, mereka mulai iri,.
karna seseorang yang membaca ini,pastilah  menjadi saingan baru bagi keindahan mereka..,


#H-7 #MasihMelinda

dikirim pada : 9 agustus 2016 pukul 07.15 pagi
......................
kata kata indah bisa membuat seorang gaids terpuka,  
tapi dia itu galak orangnya, jadi sulit membayangkan dia erpukau karna ini, 

dan lagi.... aku tak tau apa ini cukup indah untuknya  



8

“8” sejuta karya dari sang maha kuasa.

Tanggal 8, saat  ku memulai sebuah kiasan..
bercerita,  bersyair,  dan berirama tentang seberapa indahnya dirimu,.

Bulan 8,saat terlahirnya seorang malaikat kecil bagi mereka kedua orang tua mu.,
bagi ku ,
kau kini lebih nampak seperti  bidadari yang menawan,
              layaknya untaian  mawar  menghiasi taman labirin tua..,
Tidak…,   yang ku tau kau jauh lebih cantik dari itu.

8 hari lagi, saat terbahagia dalam hidup mu,
kini mau kah kau mendengar sedikit coretan dalam pikiran ku, “?” …
aku tidak bertanya,  kau pun tak dapat menolak,
hanya biarkan aku membaginya, agar kau tau seperti apa aku mewarnai hidup ku saat ini..

#H-8  #MasihMelinda


dikirim pada : 8 agustus 2016 pukul 08.06 pagi

...........................

hanya pembuka dalam bait syair yang ku mulai kala itu
ini  rumit, dan aku masih terlalu gugup untuk itu


"Tulisan Pertama, kado untuk sang gadis rumit"

flask disk , gelas dengan kopi yang menyisakan ampas,  tumpukan tisu sedikit pilek, flu sudah 4 hari ini, kipas yng masih menyala dengn mode "slow"nya.

   aku dikmar kost ku, hari ini aku bebas, sudah lama tidak mersakan hal seperti ini, bisa gabut dan melakukan apapun yang aaku suka,  akhir akhir ini aku begitu sibuk , aktifits begitu pdat. kuliah sudah dimulai, mengajar bimbel, orgnisasi mengadakan penymbutan, dan tentunya PKM mengingat ku smester 7 saat ini,

  senin sampai kamis, merupakan rentetan hari "wali" bagu ku, apa kalian ingat lagu wali yang berjudul "Pergi pagi pulag pagi", hampir sama aku seperti itu, tempat PKM ku cukup jauh, dan aku harus tiba disana pukul set 7, jadi selambat2nya aku bangun mestilah jam 4. selepas PKM biasanya aku langsung menuju ketempat bimbel, dan lokasinya memiliki arah yang berlawanan dari tempat PKM ku, percis melewati kosan ku sendiri, slalu aku reflek men dahdah ke kosan ku, entah apa maksudnya, tapi itu   menyenangkan, mneggelikan juga menyedih kan, 

  biasanya pukul 10 malam aku baru sampai kosan, bila kegiatan organisasi sedang berjalan seperti ini, aku mesti nginap dimana pun gua menyimak hasil rapat sore hari yang tak bisa ku ikuti. merencanakanya, atau melaksanakan retentan rencananya.

tapi lupakan kelelahan itu, tak ada pelaut hebat yang lahir dari ombak yang tenang. biarlah sekarang bersusah dahulu, kedepanya, biar ALLAH yang menentukan.

well kupastikan kebebaskan ku ini, untuk hobi ku menulis,, 
namun aku tak akan menulis di kertas, tembok, atau word,.
aku akan menulis di blog, blog yang baru kubuat dan langsung ku terbangkalai kan.

tulisan pertama ini kutujuka untuk seseorang yang rumit dalam hidup ku saaat  ia berulang tahun. dan karna ini rumit, sangat susah menjelaskan status hubungan kami, mungkin suatu saat aku akan membuat "kisa perjalanan cinta kami" , mungkin..  dan bila terjadi, artinya saat itu aku telah berhasil memilikinya..  bila tidak.... lupakan!! aku tidak ingin mimikirkan tentang itu.

16 agustus, heri ulang tahun sang gadis rumit,  sepeuluh hari sebelum hari itu, aku dilanda kebingungan yang luar biasa, entah apa yang harus ke persembahkan di hari spesialnya, mengirim kado pun, tak mungkin,"ini akhir bulan dan aku anak kos, cobalah paham"  , ucapin via video call, juga tak mungkin, kenapa? sudah ku bilang ini rumit.

pengenya sih bikin editan video , berupa ucapan, gtu, tapi aku tak terlalu paham dengan softwaare seputar itu, bisa saja minta tolong teman, namun kalo bukan aku yang mngerjakan sepenuhnya seperti ada yang kurang. 

jadi, di hari ke sembilan kuputuskan untuk menulis untuk nya,,  karna itulah keahlian ku.....

inilah depalapan puisi untuknya, yang ku kirim pada jam yang sama seperti hari hitung mundur kelahiranya...