Jumat, 23 September 2016

Gundah


GUNDAH

seperti kemarin,  saat saat yang lalu, kejadianya begitu sama..

pijakan ini begitu lembab, air masih tergenang di berbagai sisi yang kuhindari.
air turun dengan deras membahasahi tempat ini, tempat ku merenung menyelami emosi yang menyelimuti diri ,  taka ada kanopi yan menutupi, hanya langit yang terhampar yang menaungi..

hal yang paling mengairahkan pun sudah nampak membosankan,, menadah kelangit menatap cahaya jingga samar di ufuk  timur, mengendus embun yang turu dari gelapnya malam, dari balkon ini baiasanya aku tersenyum...

berbedaa kini., mereka menangkap ku,  membawa  jiwa menjauhi  raga,  kosong, kopi dengan cangkir yang megerak pun jauh lebih berisi dari pikiran ini,,

aku membayangkan mu  kini, senyum mu, juga rona dipipimu, dengus ku di sambi lengkingan nafas, itu tak membantu… 


untuk pertama kalinya itu tak bisa menenangakan ku,…

                                                                                                                                                bahari23

Tidak ada komentar:

Posting Komentar