Senin, 10 Oktober 2016

Aku Lelah, akan kah menyerah "?"

malam ini ku seret kaki ku,
ku tekuk tengkuk ku,
terbaring mengantam kerasnya kasur, lengan meneutupi mata
kelopak tak mau terkuncup  di bawah samar lampu

              begitu saja tas terlempar ke sudut kamar,
              sepatu  masuk menyebarng sisi dalam pintu, sebelahnya masih terawut  diluar

lagu ini,..
 ratusan kali terputar menggema membisingi kesunyian yang merayapi dinding

              saat bait melonjak menghantam inti, tangan ini mengapal termat keras.
               geratanya pun dapat ku dengar, merambat dalam kesendirian dan kefrustrasian

samar cahaya kunangn kunang di pagi buta,
terus memudar dalam detingan waktu menghitung fajar.

sial crrmin itu menertawaiku,
padahal dia hanya memantulkan apa yang dirasakan
aku akan kehilangan mu,,
akan..
kehilangan mu...

akankah sanggup untuk itu. kau terlalu pantas untuk diperjuangkan dan sudah seperti itu yang ku lakukan..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar